Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Anambas ikuti Pelatihan Kehumasan dan dasar jurnalistik yang dilaksanakan oleh Diskominfo Anambas

Pelatihan Kehumasan

ANAMBAS – Bawaslu Anambas hadiri kegiatan Pelatihan Kehumasan dan Dasar Jurnalistik yang di adakan oleh Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas melalui Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) di Aula Prof. Dr. M. Zen, Kantor Bupati, Selasa (12/8/2025). 

Pelatihan ini secara resmi dibuka oleh Bupati Kepulauan Anambas, Bapak Aneng, dan dihadiri oleh Kegiatan ini diikuti peserta dari berbagai OPD, instansi vertikal, lembaga terkait, serta aparatur desa, baik secara langsung maupun daring. Bawaslu Kabupaten Kepulauan Anambas turut berpartisipasi dalam kegiatan ini melalui keikutsertaan Pelaksana pada Sekretariat Bawaslu, Saudara Eka Surya Gustiadi sebagai penghubung Humas Bawaslu Anambas.

Pelatihan menghadirkan Nikolas Panama, S.H., M.Pd., M.H., dosen jurnalistik Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) sekaligus penguji Uji Kompetensi Jurnalis (UKJ) AJI. Ia membawakan dua materi utama, yakni Peran Jurnalis dalam Menangkal Hoaks dan Teknik Penulisan Berita Langsung.

Dalam paparannya, Nikolas menekankan pentingnya verifikasi sebelum menyebarkan informasi, khususnya di masa menjelang pemilu yang rawan hoaks. Ia mengingatkan bahwa media harus menjadi benteng pertama melawan informasi bohong. “Saring sebelum sharing, pastikan kebenaran sebelum diangkat menjadi berita,” ujarnya.

Nikolas juga mengupas pasal-pasal dalam UU Pers dan Kode Etik Jurnalistik, menegaskan kewajiban media menyajikan berita akurat, berimbang, dan bebas dari opini yang menghakimi. Pada sesi teknik penulisan, ia mempraktikkan pembuatan judul yang singkat dan padat, serta penyusunan teras berita yang jelas menjawab unsur who dan what.

Kepala Diskominfotik Anambas, Japrizal, S.Kom., M.A., menyebut kegiatan ini sebagai langkah strategis meningkatkan kapasitas aparatur dan insan pers lokal. Menurutnya, kemampuan mengemas informasi publik secara profesional menjadi kunci agar pesan pemerintah tersampaikan di tengah derasnya arus informasi.

Bupati Aneng dalam sambutannya menegaskan, pers memiliki peran vital menjaga kondusifitas daerah. Ia menyebut informasi yang benar merupakan pondasi demokrasi yang sehat. “Pemerintah dan pers harus sejalan, terutama di masa rawan isu seperti menjelang pemilu,” katanya.

Bupati juga berharap para peserta dapat menerapkan ilmu yang diperoleh untuk memperkuat kualitas informasi publik di Anambas. Menurutnya, kolaborasi pemerintah dan media sangat menentukan kepercayaan masyarakat terhadap informasi resmi.

Suasana pelatihan berlangsung interaktif. Peserta aktif bertanya seputar praktik verifikasi data, penulisan berita daring, hingga strategi melawan berita bohong yang cepat menyebar di media sosial. Sesi ini menghasilkan berbagai rekomendasi praktis yang dapat diterapkan di lapangan.

Pelatihan ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab Anambas bersama OPD dan Instansi vertikal dalam membangun ekosistem informasi yang sehat, akurat, dan terpercaya, sekaligus memperkuat peran pers sebagai pilar demokrasi dan penangkal hoaks di daerah.//

Penulis &editor by Said

Fhoto by Eka S