Lompat ke isi utama

Berita

Menutup Agenda Ngabuburit Pengawasan Ramadhan 2026 dengan Aksi Sosial, Bawaslu Anambas Perkuat Pengawasan Partisipatif Lewat Bagi Takjil

Menutup Agenda Ngabuburit Pengawasan Ramadhan 2026 dengan Aksi Sosial, Bawaslu Anambas Perkuat Pengawasan Partisipatif Lewat Bagi Takjil

Dokumentasi Ketua dan Anggota Bawaslu Kab Kep Anambas Berbagi Takjil

Anambas - Menjelang berakhirnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah atau tahun 2026 masehi, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kepulauan Anambas menggelar agenda pamungkas "Ngabuburit Pengawasan". Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dipusatkan pada aksi sosial berupa pembagian takjil gratis kepada masyarakat yang melintas di area pusat kota.

Suasana hangat menyelimuti sore terakhir program ini, di mana seluruh jajaran pimpinan dan staf Bawaslu Anambas turun langsung ke jalan. Sambil menyapa warga yang tengah bersiap berbuka puasa, membagikan paket makanan dan minuman ringan sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus sarana komunikasi persuasif kepada masyarakat.

Ketua Bawaslu Kabupaten Kepulauan Anambas Jufri Budi menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas berbagi di bulan puasa, melainkan sebuah strategi pendekatan humanis. Menurutnya, pengawasan partisipatif yang efektif harus dimulai dari jalinan silaturahmi yang hangat dan akrab antara lembaga pengawas dengan masyarakat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi.

Di sela-sela pembagian takjil, Bawaslu Kabupaten Kepulauan Anambas juga menyisipkan pesan-pesan edukatif mengenai pentingnya menjaga integritas demokrasi. Masyarakat diajak untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga menjadi aktor aktif yang berani mengawasi jalannya tahapan pemilu dan pemilihan serentak yang akan datang.

Bawaslu menekankan bahwa melalui momen santai menanti waktu berbuka atau ngabuburit ini, pesan-pesan berat mengenai hukum pemilu dapat tersampaikan dengan lebih ringan dan mudah diterima. Pendekatan ini diharapkan mampu mengikis jarak antara pengawas pemilu dengan masyarakat, sehingga koordinasi di lapangan ke depannya menjadi lebih solid.

"Kami ingin masyarakat merasa bahwa Bawaslu Kabupaten Kepulauan adalah mitra mereka dalam menjaga keadilan," ujar Kol Bin Salim anggota Bawaslu Kabupaten Kepulauan Anambas. Dengan terbangunnya kepercayaan, warga diharapkan tidak ragu untuk melaporkan jika menemukan indikasi kecurangan atau praktik menyimpang di lingkungan mereka masing-masing.

Lebih lanjut, Bawaslu Kabupaten Kepulauan Anambas memberikan imbauan tegas kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tetap kritis terhadap setiap informasi yang beredar. Di tengah suasana Ramadhan yang damai, kewaspadaan terhadap upaya-upaya politisasi sara maupun penyebaran berita bohong tetap harus ditingkatkan demi stabilitas daerah.

Salah satu poin utama yang ditekankan dalam aksi ini adalah kampanye menolak politik uang. Bawaslu mengajak warga Anambas untuk berani menolak segala bentuk pemberian yang bertujuan memengaruhi pilihan, demi melahirkan pemimpin yang benar-benar berintegritas dan peduli pada kemajuan kepulauan.

Respon positif terlihat dari antusiasme masyarakat yang melintas. Banyak dari mereka mengapresiasi cara Bawaslu Kabupaten Kepulauan Anambas yang menjemput bola dengan cara yang santun dan bermanfaat. Hal ini membuktikan bahwa sosialisasi aturan pemilu tidak melulu harus dilakukan di dalam ruangan formal, namun bisa menyentuh sisi emosional masyarakat.

Menutup kegiatan Ngabuburit Pengawasan tahun 2026 ini, Bawaslu Kabupaten Kepulauan Anambas berkomitmen untuk terus mengawal setiap tahapan demokrasi dengan transparansi dan akuntabilitas. Aksi berbagi takjil ini menjadi simbol bahwa semangat pengawasan akan terus menyala, seiring dengan doa dan harapan untuk masa depan Kabupaten Kepulauan Anambas yang lebih demokratis.

Penulis dan Foto : Eka Surya